Buah Unik Asam Cikala Medan Enak & Berkhasiat!
Medan, ibu kota Sumatera Utara, terkenal dengan makanannya yang lezat. Asam cikala Medan, yang memiliki rasa asam segar yang unik, sering digunakan sebagai bumbu penyedap alami untuk berbagai hidangan. Asam cikala Medan tidak hanya menambah cita rasa, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan.
Mengenal Asam Cikala Medan
Buah tanaman kecombrang (Etlingera elatior) adalah asam cikala, yang juga disebut sebagai asam kumbang atau patikala. Buah ini berbentuk seperti bonggol dengan bagian yang dapat dilepas yang memiliki biji kecil berwarna coklat kehitaman di dalamnya. Asam cikala sangat disukai sebagai bumbu dalam berbagai masakan tradisional di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku karena rasanya yang segar dan asam.
Asam cikala sering digunakan di Medan untuk mengurangi rasa amis pada daging dan ikan serta memberikan rasa masam yang khas. Misalnya, dalam masakan ikan Batak yang dikenal sebagai arsik, asam cikala menjadi salah satu bumbu utama yang memberikan cita rasa asli.
Asam cikala dikenal memiliki manfaat kesehatan selain sebagai penambah cita rasa. Buah ini sangat kaya akan vitamin C dan antioksidan, yang bertanggung jawab untuk meningkatkan sistem kekebalan dan melawan radikal bebas. Selain itu, kandungan seratnya membantu pencernaan dan mencegah sembelit.
Asam cikala telah menjadi salah satu bahan alami yang penting dalam tradisi kuliner dan pengobatan masyarakat Medan karena kombinasi keuntungan kuliner dan kesehatannya.
Baca juga: Fakta Tentang Kue Meranti Khas Medan yang Jarang Diketahui
Kegunaan Asam Cikala dalam Kuliner Medan
Asam cikala, juga dikenal sebagai buah kecombrang, memainkan peran penting dalam masakan Medan, terutama untuk memberikan rasa asam segar dan mengurangi bau amis. Berikut beberapa contoh penggunaan Asam Cikala Medan:
- Arsik Ikan Mas – Asam cikala ditumbuk atau dihaluskan sebelum dicampur dengan bumbu arsik untuk memberikan rasa asam yang khas dan menghilangkan bau amis ikan mas.
- Sambal dengan Asam Cikala – Untuk membuat sambal ini, cabai, bawang, garam, dan asam cikala dihaluskan, yang menghasilkan rasa pedas dan asam yang menggugah selera. Asam cikala memberi sambal rasa dan aroma yang unik.
- Gulai Ikan dengan Asam Cikala – Untuk menciptakan cita rasa yang berbeda, gulai khas Sumatera ini dibuat dengan santan, rempah-rempah, dan asam cikala. Asam cikala memberikan rasa asam segar yang seimbang dengan kelembutan santan dan kekayaan rempah.
Asam cikala juga digunakan dalam banyak masakan lain. Seperti ayam kampung dengan asam cikala dan sayur asam Sumatera yang khas, yang memanfaatkan rasa asamnya untuk menambah cita rasa.
Asam cikala menjadi bahan utama dalam berbagai masakan Medan dan daerah Sumatera lainnya karena kemampuan untuk memberikan rasa asam segar dan mengurangi bau amis.
Manfaat Kesehatan Asam Cikala Medan
Asam cikala, juga disebut sebagai asam kumbang atau patikala, adalah buah dari tanaman kecombrang (Etlingera elatior). Buah dengan rasa asam segar ini sering digunakan dalam berbagai masakan tradisional di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Selain itu, asam cikala Medan memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti:
- Sumber Antioksidan yang Kuat – Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel tubuh, memicu penuaan dini dan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Makanan yang kaya antioksidan seperti asam cikala membantu tubuh melawan radikal bebas dengan lebih baik, yang membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan.
- Meningkatkan Sistem Imun – Dengan asupan vitamin C yang cukup, tubuh dapat melawan infeksi dan penyakit dengan lebih baik dan mempercepat proses penyembuhan. Vitamin C adalah nutrisi esensial yang diperlukan untuk berfungsinya berbagai enzim dan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, kandungan vitamin C dalam asam cikala sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
- Melancarkan Pencernaan – Asam cikala alami memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi enzim pencernaan. Enzim-enzim ini membantu memecah makanan, sehingga tubuh dapat menyerap nutrisi dengan lebih baik. Selain itu, asam cikala dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit dan kembung, menjadikannya tambahan yang bagus untuk diet untuk menjaga saluran pencernaan tetap sehat.
- Menurunkan Kolesterol – Menurut beberapa penelitian, konsumsi asam jawa, yang memiliki sifat mirip dengan asam cikala, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian di University of Malaya menemukan bahwa ekstrak asam jawa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), kolesterol total, dan trigliserida. Kesehatan jantung lebih baik dan risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah dengan penurunan kadar kolesterol ini.
Cara Mengolah Asam Cikala
Asam cikala, atau buah kecombrang, adalah bahan yang sering digunakan dalam masakan tradisional Indonesia, terutama di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Buah ini memiliki rasa asam segar dan aroma yang unik. Ada beberapa cara untuk mengolah asam cikala di rumah:
1. Sebagai Bumbu Masakan

Asam cikala, juga dikenal sebagai patikala, adalah buah dari tanaman kecombrang yang sering digunakan dalam makanan untuk memberikan rasa asam yang segar dan mengurangi bau amis dari makanan ikan dan daging. Untuk mengolahnya, lepaskan asam cikala dari bonggolnya. Kupas dan buang mata atau bagian kerasnya setelah itu. Sesuai kebutuhan, haluskan atau tumbuk asam cikala. Untuk menambah cita rasa yang khas, asam cikala yang telah dihaluskan dapat ditambahkan ke dalam masakan seperti gulai atau sup.
2. Dibuat Jus atau Minuman Segar

Asam cikala, juga dikenal sebagai patikala, dapat diolah menjadi minuman segar dan menyehatkan yang kaya akan vitamin C dan antioksidan. Pertama, cuci bersih asam cikala dan lepaskan bagian-bagiannya. Selanjutnya, campurkan asam cikala dengan air secukupnya dan rebus hingga air mendidih dan berubah warna. Setelah itu, saring air rebusan dan tambahkan pemanis alami yang Anda inginkan, seperti madu. Untuk menyegarkan, dinginkan minuman di lemari es atau tambahkan es batu sebelum disajikan. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi, minuman ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga baik untuk kesehatan Anda.
3. Dijadikan Acar atau Sambal

Asam cikala, juga dikenal sebagai patikala, dapat dibuat menjadi acar atau sambal dengan cita rasa yang unik. Pertama, lepaskan bagian-bagian asam cikala dan cuci bersih. Untuk mengurangi rasa pahit, rendam dalam larutan garam selama beberapa jam. Kemudian iris sayuran seperti wortel atau mentimun, lalu tambahkan cuka, gula, dan garam sesuai selera. Sebelum disajikan, diamkan selama beberapa jam hingga bumbu meresap.
Untuk membuat sambal asam cikala, haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, dan terasi yang telah digoreng. Kemudian, tambahkan asam cikala yang telah ditumbuk ke dalam bumbu, beri garam dan gula secukupnya, dan tumis hingga matang dan harum. Makan sambal asam cikala ini dengan nasi panas dan lauk pauk lainnya.
Baca juga: Murah! Roti Polo Medan Ini Banyak Dicari, Cek Harganya!
Coba Sekarang! Sensasi Unik Asam Cikala
Ingin merasakan kelezatan kuliner khas Medan dengan cita rasa autentik? Rumah Makan Al Permata Nusantara menghadirkan hidangan berbumbu asam cikala, memberikan sensasi asam segar yang khas menggugah selera!
Nikmati berbagai hidangan tradisional yang kaya rempah dan dibuat dengan bahan berkualitas. Semua disajikan dengan kehangatan khas Nasi Padang yang menggoda.
Kunjungi Kami di:
1. Permata Iskandar Muda
- Alamat: Jln. Iskandar Muda No. 224, Medan
- Jam Operasional: 08.00 – 21.00 WIB
2. Al Permata Jamin Ginting
- Alamat: Jln. Jamin Ginting No. 259A, Medan
- Jam Operasional: 08.00 – 21.00 WIB
3. Al Permata Cabang 111 (Belawan)
- Alamat: Jln. Simpang Langkat No. 01, RS TNI-AL, Belawan
- Jam Operasional: 08.00 – 21.00 WIB
[WhatsApp]
[Email]
[Website]



